Mehdi Mahdavikia - Iran
Mehdi Mahdavikia lahir 24 Juli 1977 ialah pelatih sepak bola karieronal Iran serta bekas pemain umumnya dimainkan untuk winger kanan atau bek sayap. Ia sekarang ini di bawah kontrak oleh Hamburger SV untuk pelatih pemuda, dan mengurus akademi mudanya sendiri, FC KIA.
Mahdavikia sekarang ini sebagai wakil Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) di Dewan Penasihat Sepak Bola dari Dewan Perkumpulan Sepak Bola Internasional (IFAB), masuk dengan tubuh itu pada 2019. [7] Pada 15 Mei 2013, Mahdavikia diangkat untuk Duta Akar Rumput AFC.
Semasa karier bermainnya, Mahdavikia dengan cara internasional sebagai wakil timnas Iran, yang dia memimpin dari 2006 sampai 2009, serta sekarang ini ialah pemain paling tertutup ke-4 selama hidup. Ia bermain untuk club Iran Bank Melli, Persepolis, Steel Azin serta Damash Gilan, dan club Jerman VfL Bochum, Hamburger SV serta Eintracht Frankfurt, habiskan 12 musim beruntun di Bundesliga.
Dia memenangi penghargaan Asian Young Footballer of the Year di tahun 1997 dan Asian Footballer of the Year di tahun 2003. Ia diketahui sebab persilangannya, kecepatan serta dribblingnya.
Pada 2 Maret 2013, dia memberitahukan jika dia akan pensiun di akhir musim 2012-13. Persepolis memberitahukan jika laga perpisahan Mahdavikia bisa menjadi laga pertemanan pra-musim menantang AC Milan pada Juni 2013, dimainkan di Stadion Azadi, [16] tapi selanjutnya dipublikasikan jika laga paling akhir Mahdavikia akan menantang sisa teamnya, Hamburger SV pada Juni 2013 di stadion yang sama.
Mahdavikia mengkonfirmasikan pada 14 Maret 2013 jika dia akhiri profesi sepakbolanya yang aktif. Ia mainkan laga terakhir kalinya untuk pemain sepak bola di Final Piala Hazfi 2013, tiba pada waktu perpanjangan untuk pemain cadangan. Pada 28 November 2013, dia mainkan laga perpisahan di Azadi Fase di antara Persepolis XI serta A.C. Milan XI. Peserta dalam laga termasuk juga legenda bekas team seperti Hamid Derakhshan, Mohammad Panjali, Farshad Pious, Karim Bagheri, Hamid Estili, Nasser Mohammadkhani, Pejman Jamshidi, Edmond Bezik yang bermain untuk Persepolis serta Franco Baresi, Paolo Maldini, Daniele Massaro, Gennaro Gattuso serta Alberigo Evani untuk AC Milan. Persepolis diurus oleh manager club paling sukses Ali Parvin. Saat Mahdavikia masuk untuk pemain cadangan di menit ke-32, Pious memberi pakaiannya pada Mahdavikia, dalam ulangan mengagumkan sesudah tujuh belas tahun yang dilaksanakan Pious dalam laga pertama Mahdavikia untuk Persepolis. Laga dimenangi oleh A.C. Milan XI 3-1 dengan Mahdavikia menolong salah satu gol.
